HOME
CONTACT US FAQS
LOG IN    SIGN UP NOW
Username :
Password :
| Forget Password
  
e131 : X-TREME Sport Edition
e130 : Toys & Figure Edition
e129 : Modification Edition
e128 : E-Junkies Edition
e127 : Nite Life Edition
e126 : Football Die-Hard Edition
e125 : Holiday Edition
e124 : Private & Confidential Edition
e123 : Earth Edition
e122 : Jajanan Kaki Lima Edition

Website ini masih dalam tahap pengembangan.

Edisi 72
Home  > Edisi 72  > Intermeso  > Tantangan Film SUPERHERO Tahun 2008
Tantangan Film SUPERHERO Tahun 2008
Teks oleh Benny Chandra
(Benny Chandra adalah penikmat film superhero dan pemerhati dunia film dan musik yang tulisan lainnya bisa dibaca di bennychandra.com.)

Dalam dunia perfilman, film berkisah soal superhero bisa dibilang merupakan salah satu genre film yang cukup unik. Kenapa begitu?


KALAU dibanding dengan kategori lain, seperti drama atau action, pangsa penonton film superhero mungkin terbilang kalah besar karena lebih terbatas pada mereka yang menyenangi tokoh superhero saja. Meskipun begitu, penonton yang masuk dalam kategori ini tergolong setia, mereka selalu menantikan dan menonton setiap kali ada film baru berkisah tentang superhero.

Tak heran penonton jenis ini tetap diperhitungkan oleh para pembuat film di Hollywood. Buktinya tiap tahun selalu hadir sederet film-film yang memiliki alur cerita superhero. Bahkan semakin hari semakin ketat persaingan untuk menghadirkan film superhero dengan balutan teknologi tinggi dan cerita yang bermutu, tidak sekedar adegan pertarungan seru mulu (baca melulu) dengan pihak musuh semata yang jadi sajian utama.

Sebelum lebih jauh membahasnya, ada baiknya kita melihat penjelasan yang tercantum di Wikipedia mengenai apa yang dimaksud dengan film superhero.

Film Superhero: “A fantasy, science fiction or horror genre film that is focused on the actions of one or more superheroes, which are individuals, who possess superhuman abilities relative to a normal person”
(en.wikipedia.org/wiki/Superhero_film)

Jangan Terkecoh
Tahun 2007 meninggalkan sedikit kekecewaan pada penggemar film superhero. Selain karena jumlah yang kurang banyak, juga beberapa film superhero yang ada tampil kurang memuaskan. Seperti Spider-Man 3 (tayang Mei 2007) yang terlalu cengeng dan Fantastic Four: Rise of the Silver Surfer (Juni 2007) yang kurang seru meskipun ada peningkatan dibanding film pertama. Belum lama ini sempat muncul kabar kalau film Fantastic Four tidak akan dilanjutkan sekuelnya.

Untunglah tahun lalu masih ada Transformers (2007) yang dihadirkan duet sutradara Michael Bay dan produser Steven Spielberg di bulan Juli 2007. Meskipun bukan murni film superhero, namun film yang diangkat dari film animasi tahun 80-an berjudul sama itu cukup menghibur kekecewaan tadi. Apalagi didukung dengan pertempuran para robot yang menakjubkan, balutan tata suara dahsyat dan cerita yang cukup menarik. Tentunya faktor Megan Fox tidak terlupakan.

Bagaimana dengan tahun 2008? Kalau di tahun 2007, serangan film superhero sudah diawali dari bulan Februari dengan mengusung film Ghost Rider (2007) arahan sutradara Mark Steven Johnson, tidak demikian di tahun 2008 ini. Amunisi sesungguhnya dari kubu superhero baru dimulai mendekati pertengahan 2008, tepatnya sekitar bulan Mei.

Ohya, jangan terkecoh dengan sebuah film berjudul Superhero Movie yang mulai tayang akhir Maret 2008. Pasalnya, film berbudget $35 juta yang diproduseri David Zucker (The Naked Gun, Scary Movie 3) ini sesungguhnya adalah film parodi konyol mengenai tokoh-tokoh superhero, bukan termasuk salah satu film superhero yang patut dinantikan.
 


Baca juga :
    - Resensi Buku
    - Movies
    - Music Preview